KALTARA

Pemprov Kaltara Diminta Intens Atas soal Pengangguran

PELAKU UMKM: Salah satu solusi dalam mengurangi pengangguran, perlu menghidupkan pelaku UMKM.

TANJUNG SELOR, lintasbenuanta.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltara meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara agar lebih intens menangani persoalan angka pengangguran.

Diperkirakan angka pengangguran saat ini di Kaltara mencapai 16 ribu. Dengan persentase angka tersebut terjadi di wilayah perkotaan, yang notabene dekat pusat pemerintahan.

Dikatakan Anggota DPRD Kaltara Marli Kamis, Pemprov Kaltara perlu menyediakan program dan kegiatan yang sinkron serta terukur. Sehingga, ada gambaran dan target jelas upaya penurunan angka pengangguran.

Seperti, pengembangan produk lokal dan penguatan UMKM yang selama ini digaungkan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltara. Secara teknis, implementasi program dan kegiatan di lapangan bisa berkontribusi terhadap penurunan angka pengangguran.

“Tak semua bekerja di perusahaan. Ada yang harus didorong sebagai wiraswasta. Jadi, perputaran uang bisa dominan di sini (Kaltara). Soal produk lokal dan UMKM, itu bagus tinggal pelaksanaan di lapangan saja,” jelas Marli.

Dalam mengatasi penurunan angka pengangguran, butuh kerja sama lintas sektor. Mengingat ada keterkaitan antara sektor pendidikan dan keahlian. Semua angkatan kerja  harus punya keahlian terlebih dulu. Sesuai dengan yang dibutuhkan perusahaan-perusahaan. Termasuk program di SMK, harus lebih implementatif. Sehingga, ketika lulus bisa kerja atau membuka usaha. (lb-3)

Leave a Comment