KALTARA

Raih Opini WTP, Pemprov Kaltara Jangan Berpuas Diri

PENYERAHAN: Ketua DPRD Kaltara Norhayati Andris (tengah) saat menandatangani hasil laporan LHK atas LKPD dan kinerja Pemprov Kaltara 2020.

TANJUNG SELOR, lintasbenuanta.com – Pemerintah Provinsi (Pempro) Kaltara memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke tujuh kalinya. Hal itupun mendapat apresiasi dari DPRD Kaltara.

DPRD Kaltara pun menggelar rapat paripurna, agenda Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) dan Kinerja Pemprov Kaltara Tahun Anggaran 2020, di Gedung DPRD Kaltara, Senin (10/5).

Dikatakan Ketua DPRD Kaltara Norhayati Andris, Kaltara kembali mendapat predikat atau opini WTP, membuktikan tata kelola keuangan dan kinerja pemerintahan sudah baik. Meski dalam catatannya, BPK RI memberikan rekomendasi.

“Kita bersyukur Kaltara mendapatkan WTP. Bagi kami, WTP ini bukan target atau yang harus dibanggakan,” ujar Norhayati.

Dengan mendapat opini WTP, bukan berarti harus berpuas diri. Pasalnya, harus dipikirkan langkah selanjutnya dalam mempertahankan WTP tersebut. “Outputnya kepada pembangunan daerah dan dampak ke masyarakat. Apakah masyarakat sudah sejahtera atau belum. Ini yang menjadi harapan kita, agar bisa berjalan bersama-sama,” tutur politisi PDI Perjuangan ini.

Diharapkan, ada upaya lanjutan dari Pemprov Kaltara dibawah kepemimpinan Zainal dan Yansen. “Ke depan, kita mendorong Pemprov Kaltara dibawah kepemimpinan Zainal dan Yansen untuk bisa kembali mendapatkan WTP,” ujarnya.

Terkait rekomendasi BPK RI, DPRD Kaltara akan menindaklanjutinya. Bahkan, DPRD Kaltara akan membentuk pansus dan dibagi ke 5 kabupaten dan kota. Guna  melihat hasil rekomendasi yang disampaikan. (adv)

Leave a Comment