Rajab Bulan Mulia, Ini 11 Amalan yang Dapat Dilakukan Menurut Habib Umar Bin Hafidz

TANJUNG SELOR, lintasbenuanta.com – Awal Bulan Rajab 1442 H jatuh pada Sabtu, 13 Februari 2021. Bulan Rajab dikenal sebagai salah satu dari 4 bulan haram atau mulia.

Di bulan Rajab, umat Islam biasanya akan melaksanakan amalan-amalan sunnah untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Salah satu amalan yang biasa dilakukan adalah berpuasa. Puasa sunnah pada bulan Rajab pun banyak macamnya.

Namun, selain puasa ternyata ada banyak amalan lainnya yang dapat dilakukan selama bulan Rajab.

Hal ini seperti disampaikan oleh Habib Umar bin Hafidz, ulama asal Kota Tarim, Hadramaud, Yaman.

Lantas, apa saja amalan selama bulan Rajab selain berpuasa?

Dikutip Portal Jember dari Berita Subang dalam artikel Rajab Jatuh Pada Hari Sabtu 13 Februari 2021, Habib Umar Memberikan 11 Amalan Bulan Rajab. Habib Umar bin Hafidz telah menyusun 11 amalan yang bisa diraih di bulan Rajab, yaitu:

1. Perbanyak membaca Istighfar dan bertaubat dengan sebenar-benarnya taubat.

2. Kesungguhan dalam mengejar ridho Allah SWT dengan melaksanakan ketaatan, dan meninggalkan kemaksiatan yang dilarang Allah.

3. Instrospeksi diri kemudian memperbaikinya serta membangun kehidupannya sesuai teladan yang diajarkan Nabi Muhammad SAW.

4. Memperhatikan keadaan dirinya dalam menjalankan kewajiban yang diperintahkan Allah SWT secara detail dan di dalam menjalankan sunnah-sunnah serta rawatib, dan memperhatikan kehadiran hatinya di dalam menjalankan semua itu.

5. Berusaha untuk selalu sholat berjamaah di shaf pertama dan berusaha untuk selalu mendapatkan takbiratul ihram setelah imam.

6. Hendaknya memiliki saham yang besar dalam membaca Alquran, mentadabburi ayat-ayatnya, serta mengamalkan tuntunannya.

7. Merutinkan pembacaan dzikir di pagi dan sore hari dan dzikir seusai salat lima waktu.

8. Memperhatikan dirinya dalam bergaul yang baik dalam rumah tangga, sahabat, teman, keluarga, tetanggga, dan kepada seluruh mahluk.

9. Berpuasalah di bulan ini, khususnya di hari Senin dan Kamis, dan juga di Ayyamul Bhidh (tanggal 13, 14, 15 di bulan Hijriah).

10. Hendaknya memiliki saham besar dalam bersedekah dan memenuhi hajat orang-orang faqir dan miskin, dan berbuat baik kepada mereka.

11. Hendaknya mengambil kesempatan emas di malam-malam bulan rajab untuk beribadah, khususnya di waktu akhir malam, maka alangkah baiknya jika di bulan ini kita berada di dalam keadaan yang mulia di saat akhir malam. (qyd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *