KALTARA

DPRD Atensi Potensi Pariwisata di Tana Tidung

POTENSI PARIWISATA: Komisi IV DPRD Kaltara lakukan kunjungan ke Dinas Pariwisata dan Olahraga Tana Tidung, beberapa waktu lalu.

TANJUNG SELOR, lintasbenuanta.com – Kalimantan Utara (Kaltara) memiliki beragam potensi objek yang dapat dikembangkan. Bahkan, jika dikelola dengan maksimal maka dapat mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD). Salah satunya potensi objek wisata di Kabupaten Tana Tidung (KTT).

Anggota Komisi IV DPRD Kaltara, beberapa waktu lalu melakukan kunjungan kerja (Kunker) bersama Dinas Pariwisata Kaltara ke Dinas Pariwisata dan Olahraga Kabupaten Tana Tidung (KTT).

Menurut Ketua Komisi IV DPRD Kaltara Mohammad Saleh, wisata yang ada di Tana Tidung cukup banyak. Diantaranya wisata Gunung Rian, Hutan Mangrove dan Ekowisata Kujau. Objek wisata itu tentu menjadi daya tarik masyarakat untuk datang ke Tana Tidung.

Bukan hanya itu, dengan perkembangan pengelolaan pariwisata, perekonomian masyarakat yang ada di sekitarnya akan meningkat. “Banyak objek wisata yang tak kalah menarik untuk dikunjungi dan ini harus dikembangkan,” kata dia, Rabu (10/2).

Namun, dalam pengembangan objek wisata di Tana Tidung, ada beberapa kendala. Diantaranya mengenai status lahan atau wilayah. Seperti Wisata Gunung Rian yang terkendala di masalah status lahan. Lahan Gunung Rian di klaim oleh dua perusahaan. Sehingga pihak dari Dinas Pariwisata dan Olahraga Tana Tidung kesulitan dalam mengelolanya.

“Ada juga masalah dana yang minim. Hal inilah yang menjadi penghambat, padahal sebenarnya Dinas Pariwisata di KTT bisa mengelola pariwisatanya. Namun dukungan anggaran masih minim,” ujarnya.

“Ini akan kami bahas lebih lanjut bersama instansi terkait di tingkat provinsi Kaltara,” tambahnya. (ed/adv)

Leave a Comment