KALTARA

Gubernur Resmikan Serentak 9 Gedung dan Fasilitas yang Dibangun Pemprov

TANJUNG SELOR, lintasbenuanta.com – Sebanyak 9 proyek infrastruktur gedung kantor yang dibangun Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) diresmikan Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie, Rabu (6/1).

Peresmian itu ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Gubernur didampingi Wakil Gubernur (Wagub) Kaltara H Udin Hianggio, dan Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara H Suriansyah.

Peresmian berlangsung di gedung Gabungan Dinas (Gadis) Pemprov Kaltara dengan menerapkan protokol kesehatan. Sejumlah tamu undangan dari unsur TNI/Polri, instansi vertikal, perwakilan Pemkab/Pemkot, kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemprov tampak hadir dalam kegiatan ini. “Peresmian ini menunjukkan Pemprov Kaltara serius dalam pembangunan infrastruktur, termasuk gedung perkantoran,” kata Gubernur.

Gedung kantor yang diresmikan umumnya dikerjakan dalam 2 tahun anggaran, 2019 hingga 2020. Antara lain Gedung Layanan Perpustakaan di Tanjung Selor, Gedung Kantor Inspektorat di Tanjung Selor, dan Gedung Laboratorium Pengujian Tera Ulang di Tanjung Palas Utara.

Selainnya lebih dari 2 tahun anggaran adalah Gedung SMA Negeri 1 Tanjung Selor, Gedung Pasar Panca Agung di Tanjung Palas Utara, Gedung STIE Bulungan Tarakan di Tarakan, Toko Indonesia di Krayan, dan Kantor Badan Penghubung di Jakarta.

Selain itu, Gubernur juga meresmikan kontainer laboratorium Bio Safety Level (BSL) untuk pengujian sampel Covid-19. Fasilitas ini terdapat di Tanjung Selor. “Dengan kapasitas keuangan daerah yang terbatas, kita mencoba melakukan pembangunan secara bertahap. Bukan dengan cara multiyears,” ujar Gubernur.

Sejatinya, Kantor Badan Intelejen Negara (BIN) Perwakilan Kaltara diresmikan pula hari ini. Namun ditunda lantaran akan diresmikan bersama Kepala dan pimpinan BIN lainnya.

Selain meresmikan gedung kantor secara simbolis, Gubernur juga menyerahkan hibah barang berupa 2 unit mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) dengan total nilai Rp 328,2 juta masing-masing kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau dan Tana Tidung.

Termasuk juga 1 set mobile enrollment senilai Rp 94,4 juta dan satu set printer fargo senilai Rp 46,6 juta ke Pemkab Bulungan.

“Mesin ini bisa digunakan mencetak dokumen kependudukan secara mandiri. Kita berikan kepada Malinau dan Tana Tidung karena 2 daerah ini sebelumnya belum dapat,” tutup Irianto.(lb-2)

Leave a Comment