KALTARA

Kasus Positif Covid-19 di Kaltara Melonjak, 63 Kasus Terpapar karena Klaster United Tractor Malinau

TANJUNG SELOR, lintasbenuanta.com –  Jumlah orang yang terpapar covid-19 dari penularan di Peruusahaan alat berat United Tractor di Malinau terus bertambah. Dari semula hanya satu orang, kemudian menular ke 47 orang. Terkini disampaikan oleh Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kaltara, Agust Suwandy, ada penambahan 13 kasus baru terkonfirmasi positif corona.

Dari 13 orang yang terpapar positif covid-19 tersebut, kata Agust, 12 di antaranya merupakan karyawan perusahaan. Sementara satu orang warga (bukan karyawan) namun diduga tertular karena kontak erat dengan pasien positif klaster united tractor.

“Sebanyak 12 hasil uji swab dari laboratorium Klinik Tirta Berau, diketahui positif. Sementara yang satu orang, diketahui dari hasil uji swab melalui PCR di laboratorium Surabaya,” terang Agust dalam keterangan pers nya secara virtual, Kamis (30/07/2020).

Dari 13 kasus itu, 11 di antaranya laki-laki. Yaitu 10 orang laki-laki yang merupakan karyawan persuahaan, ANS (24 Tahun), AW (28 Tahun), TW (34 Tahun), JS (28 Tahun), JL (22 Tahun), MAS (27 Tahun), RY (32 Tahun), SP (27 Tahun), SI (18 Tahun) dan SR (30 Tahun). Sedang satu orang lagi, merupakan kontak erat dari Klaster Perusahaan tersebut, seorang laki-laki dengan inisial AM (23 Tahun). “Ada dua orang perempuan, inisial RM (27 Tahun) dan SDY (23 Tahun),” kata Agust lagi.  Sebelumnya disampaikan juga olehnya, pada Selasa (28/7/2020) juga telah ada penambahan dua terkonfirmasi positif dari kluster yang sama.

Dengan bertambahnya 13 kasus baru ini, membuat jumlah akumulasi positif covid-19 di Kaltara bertambah menjadi 281 kasus. Di mana 214 di antaranya telah dinyatakan sembuh, 2 meninggal dunia dan sisanya 65 orang masih dalam perawatan. “65 orang yang masih dirawat, 63 ada di malinau dan dua kasus di Bulungan (satu dirawat di RSUD Tarakan dan 1 di RSUD Tanjung Selor,” paparnya.

Khusus di Malinau, kasus menanjak menjadi 97 kasus. Di mana sebanyak 34 orang telah dinyatakan sembuh, sehingga terdapat 63 pasien yang tengah menjalani perawatan. “Untuk yang di Malinau semua pasien menjalani isolasi dan perawatan secara mandiri di perusahaan, namun tetap dalam pengawasan oleh petugas kesehatan setempat,” kata Agust.

Sementara untuk di tiga daerah, yakni Tarakan (88 kasus), Nunukan (44 kasus) dan Tana Tidung (7 kasus), semua 100 persen sudah sembuh.  (lb-2)

Leave a Comment