BULUNGAN

Mayat Yanto Hanyut Terbawa Arus Sungai Hingga 500 Meter

TENGGELAM - Jenazah Yanto (30) dievakuasi oleh tim gabungan setelah ditemukan.

TANJUNG SELOR, lintasbenuanta.com – Yanto (30), warga Desa Gunung Putih Kecamatan Tanjung Palas, Kabupaten Bulungan yang dikabarkan jatuh ke sungai Sabtu (21/03/2020) dini hari lalu, akhirnya ditemukan. Pria tersebut ditemukan sudah dalam kondisi sudah tidak bernyawa lagi.

Kapolres Bulungan AKBP Yudhistira Midyahwan, melalui Kapolsek Tanjung Palas Iptu Supriyadi mengungkapkan, pria yang belakangan dikeyahui berprofesi sebagai nelayan tersebut ditemukan sekitar 500 meter dari titik ia terjatuh. Diduga dia hanyut.

Setelah ditemukan, kata Supriyadi, Tim gabungan langsung menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga untuk kemudian dimakamkan. Lanjut dia lagi, berdasarkan keterangan yang didapatkan dari rekan korban, yanto terjatuh saat sedang akan memasang tenda.

“Kalau keterangan yang kita dapat, memang dia (Yanto) terjatuh. Anggota di lapangan, menemukannya sekitar 500 meter dari titik ia terjatuh. Karena kemungkinan, dia dibawa arus setelah terjatuh dari perahu,” kata Kapolsek, Minggu (22/3/2020).

Sementara itu, ditambahkanKepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bulungan Ali Patokah, sebelum ditemukan dalam keadaan tak bernyawa, Yanto dilaporkan pergi mencari ikan bersama dua rekannya pada Jum’at (20/3).

Berdasarkan keterangan yang didapatkan dari rekannya, Yanto memang terjatuh saat sedang memasang tenda perahu untuk berteduh. Karena pada saat kejadian, kondisi di sekitar tempat kejadian perkara, air sedang pasang dan tiupan angin cukup kencang.

Nah pada saat dia (Yanto) memasang tendanya, senternya tiba-tiba jatuh ke laut. Spontan langsung dia melompat dan berusaha mengambil senternya itu. Tapi ternyata setelah ditunggu-tunggu, dia tidak muncul,” ujarnya.

Dia mengatakan, sebelum korban tercebur, kondisi cuaca saat itu memang sedikit mendung. Lantaran tak ingin perahunya terkena gelombang, ketiganya mengarahkan perahu ke tepi sungai untuk diikat dekat pohon nipah. “Awalnya mereka itu mau berteduh saja di pinggir sungai, karena agak mendung. Makanya mereka memasang tenda untuk berteduh,” ungkap Ali Patokah. Jenazah korban hari ini telah diserahkan kepada pihak keluarganya untuk dimakamkan. (lb)

Leave a Comment