KALTARA

Waspadai Gelombang Tinggi, BMKG Prakirakan Cuaca Ekstrim Hingga Februari

TANJUNG SELOR, lintasbenuanta.com – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas III Tanjung Harapan mengeluarkan peringatan dini terhadap kemungkinan terjadinya gelombang tinggi di wilayah perairan Kaltara.

Kepala BMKG Tanjung Harapan Muhammad Sulam Khilmi mengatakan, terdapat dua sirkulasi di laut Sulawesi bagian barat dan laut Arafuru.  Hal ini berpengaruh pada kecepatan angin yang akan menyebabkan terjadingan gelombang tinggi di perairan Kaltara.

Dikatakan Khilmi, pola angin di wilayah Indonesia bagian utara, umumnya bergerak dari  arah Timur Laut – Timur dengan kecepatan 5-25 Knot. Sedangkan di wilayah Selatan Indonesia dari Barat – Barat laut dengan kecepatan 5-30 Knot.

Kecepatan angin terpantau di laut Natuna Utara, laut Jawa perairan selatan Bali hingga Sumba, selat Makassar bagian Selatan, laut Flores, laut benda dan perairan Kepulauan Kal-Aru. Di mana, kondisi ini mengakibatkan peningkatan gelombang tinggi di sekitar perairan Kalimantan bagian utara, timur dan laut Sulawesi bagian Barat dan Tengah.

“Tinggi gelombang yang terjadi di perairan Kaltara diperkirakan bisa mencapai 1,25 hingga 2,50 meter yang terjadi beberapa hari ke depan,” kata Khilmi.

Dengan kondisi itu, dirinya menghimbau kepada pengguna jasa transportasi laut agar berhati-hati. Termasuk kepada para nelayan. “Dengan kecepatan angin seperti ini masih aman untuk penyeberangan laut. Tapi hal tersebut tetap harus diwaspadai, pasalnya perkirakan cuaca bisa berubah-ubah,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Khlimi juga memprediksi puncak musim hujan terjadi mulai Januari hingga memasuki Februari 2020. Sementara cuaca ekstrem dan hujan lebat diprakirakan berakhir di penghujung Februari 2020. (lb)

Leave a Comment