KALTARA

Speedboat Reguler Mogok Berlayar, Penumpang Beralih Gunakan Speedboat Kecil

Di Pelabuhan Tengkayu I Tarakan, penumpang juga dialihkan menggunakan speedboat mesin 200 PK.

TANJUNG SELOR, lintasbenuanta.com – Para pemilik usaha speedboat regular yang biasa melayani penumpang dari dan ke Pelabuhan Kayan II Tanjung Selor mogok berlayar sejak dua hari ini (4-5/1/2020). Menurut informasi, speedboat mogok, karena adanya kenaikan retribusi tambat di pelabuhan. Para pengusaha speedboat menuntut adanya kenaikan tarif angkutan, untuk menyesuaikan kenaikan biaya retribusi yang dikenakan.

Hamdan, salah satu warga yang biasa beraktivitas di pelabuhan mengungkapkan, aksi mogok berlayar armada speedboat regular sudah terjadi sejak Sabtu (4/1/2020). Tak hanya di Tanjung Selor, dikabarkan aksi mogok juga terjadi di Tarakan. “Di Tarakan juga mogok. Tidak ada speedboat yang jalan dari sana,” kata dia.

Senada disampaikan oleh Seilla. Pelajar salah satu sekolah di Tarakan batal berangkat ke Tarakan dari Tanjung Selor pada Sabtu (4/1/2020) lalu. Kemarin Dia berharap bisa ikut speedboat regular pada Minggu ini. Namun ternyata, hingga hari ini aksi mogok masih berlanjut. Sehingga dengan terpaksa dia ikut speedboat ukurang kecil/tanggung (mesin 200 PK) dengan kapasitas 20 penumpang.

“Semua penumpang beralih ikut speedboat kecil, karena speedboat besar tidak ada yang berangkat,” kata salah satu penjaga loket penjualan tiket di Pelabuhan Kayan II Tanjung Selor.

Hingga berita ini dilansir, penumpang cukup banyak di pelabuhan. PIhak DInas Perhubungan Provinsi Kaltara menyebutkan, pembahasan mengenai tuntutan para pengusaha Speedboat baru akan dibicarakan pada Senin (6/1/2020) besok.

“Kita akan bahas bersama besok. Mudahan segera ada solusi terbaik,” kata salah satu pegawai di lingkup Dishub Kaltara. Untuk diketahui, hingga kemarin harga tiket masih sama, yaitu Rp 110.000 per penumpang untuk jurusan Tanjung Selor – Tarakan. (lb-2)

Leave a Comment