KALTARA

Kabut Asap, Kepulangan Jamaah Haji Kaltara Tertunda

Jemaah Haji Bulungan Tempuh Jalur Darat dari Balikpapan

TANJUNG SELOR – Kepulangan sebanyak 389 jemaah haji asal Kaltara, yang seyogianya bertolak dari Balikpapan pada Minggu (15/09) tertunda. Dijadwalkan para jamaah baru akan berangkat dari bandara Sultan Haji Muahammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan pada Senin (16/09). Namun dengan catatan kabut asap sudah mereda dan tidak mengganggu penerbangan lagi.
“Yang tertunda jemaah dari Tarakan, KTT (Kabupaten Tana Tidung), dan Bulungan. Jamaah haji asal Tarakan itu dijadwalkan hari ini (Minggu, 15/09), menggunakan pesawat Sriwijaya dan Batik. Namun jamaah yang ikut Sriwijaya kembali ke asrama haji, karena Sriwijaya sudah dibatalkan penerbangannya, karena kondisi jarak pandang tidak memungkinkan, akibat kabut asap. Saat ini kami masih melakukan kooridnasi, “ kata Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Kaltara, H Suriansyah.
Lanjut Suriansyah, untuk jemaah dari Bulungan yang semula dijadwalkan menggunakan pesawat Lion Air dari Balikpapan sore ini, menuju Tarakan-Bulungan juga dibatalkan. Oleh panitia haji memutuskan jemaah haji Bulungan akan pulang dengan menempuh jalur darat dari Balikpapan – Bulungan.
Sementara itu, jemaah haji asal Malinau dan Nunukan, dijadwalkan akan berangkat dari Balikpapan ke Tarakan pada Senin 16 September 2019 dengan menggunakan pesawat batik Air dan Lion. Juga dengan catatan jika penerbangan sudah lancar. “ Jemaah haji asal Kaltara yang berangkat tanggal 16 september itu dari Malinau sebanyak 59 orang dan dari Nunukan sebanyak 320 jamaah. Untuk jamaah asal Nunukan itu masuk dalam kloter 15, “ ujarny.
Sementara itu, diinformasikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltara Muhammad Pandi kepada lintasbenuanta.com, berdasarkan pantauan satelit BMKG dan LAPAN untuk wilayah Kaltara pada tanggal 15 September 2019 Pukul 12.20 WITA, terpantau 6 titik api di Kabupaten Bulungan, yaitu di kawasan Tanjung Palas Timur.
“Diinformasikan juga dari citra sebaran asap milik BMKG bahwa arah sebaran asap di Riau, Jambi, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah menyebar ke arah barat laut. Sementara sebaran asap di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan utara menyebar kearah timur laut. Sehingga terdeteksi adanya transboundary haze dari sumetera keselat malaka, singapura dan semenanjung Malaysia serta dari Kaltara ke Serawak, “ papar Pandi
Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan (Disihub) Kaltara Taupan Madjid menghimbau kepada para seluruh masyarakat yang hendak bepergian, tetap menunggu instruksi. Termasuk kepada pemilik armada speedboat, diminta untuk mematuhi arahan dari petugas. “Kalau tidak memungkinkan untuk berlayar, hendaknya jangan nekat. Begitu pula yang mau melewati jalan darat, tetap harus berhati-hati, “ kata Taupan

Leave a Comment