KALTARA

Dishub Lanjutkan MoU dengan STTD Kemenhub

PENDIDIKAN : Kepala Dishub Kaltara Taupan Madjid berfoto bersama siswa STTD asal Kaltara, belum lama ini.

BEKASI, lintasbenuanta.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara), melalui Dinas Perhubungan (Dishub) akan memperpanjang Memorandum of Understanding (MoU) dengan Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD), terkait penempatan putra-putri dari Kaltara untuk menempuh pendidikan di sekolah yang berada di bawah Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tersebut.

Kepala Dishub Kaltara Taupan Madjid mengungkapkan, kerja sama dengan STTD sangat diperlukan, mengingat kebutuhan SDM bidang perhubungan di Kaltara sangat diperlukan. “Kami sudah menyiapkan rencana perpanjangan MoU antara Pemprov Kaltara dan STTD, dengan rincian 5 orang jurusan D-IV Transportasi Darat, 10 orang jurusan D-III LLAJ, 20 orang jurusan D-II LLASDP dan jurusan baru. Yaitu 3 orang jurusan D-III perkeretapian, demi menunjang kinerja Dishub,” ungkap Taupan, yang belum lama ini menghadiri rapat evaluasi pola pembibitan STTD Kemenhub di Auditorium Giri S. Hadihardjono STTD, Bekasi.

Rapat ini diselenggarakan untuk mengevaluasi pelaksanaan pola pembibitan (Polbit) yang sudah berjalan sejak 2014 dan pemenuhan kebutuhan sumber daya manusia (SDM) transportasi darat di daerah, melalui penerimaan calon taruna pola pembibitan. “Beberapa hal yang dibahas dalam rapat evaluasi tersebut, antara lain isu-isu strategis pelaksanaan Polbit, pelaksanaan program studi STTD dan perubahan STTD menjadi Politeknik Transportasi Darat Indonesia. Juga penempatan para alumni dan pemutahiran atau perpanjangan MoU dan Pelaksanaan MoU baru,” urainya.

Dikatakan, sampai saat ini pemenuhan SDM di bidang perhubungan hasil kerja sama dengan STTD telah mencapai 37 orang. Namun dari 37 orang tersebut, terdapat 4 orang alumni STTD pola pembibitan yang tidak lulus dalam tes kompetensi dasar (TKD) sebagai persyaratan diangkat menjadi CPNS. Sementara 1 orang alumni lulus pada CPNS formasi umum di Kabupaten Bulungan. Sehingga total alumni yang telah lulus adalah sebanyak 32 orang. Dengan rincian 22 orang telah lulus dan ditempatkan di Dishub Provinsi Kaltara dan 10 orang masih menjalani pendidikan. “Untuk saat ini, kami sangat membutuhkan SDM di bidang sungai, danau dan penyeberangan (D-III LLASDP). Karena ada lima pelabuhan yang sudah beroperasi di Kaltara dan masih kekurangan tenaga. Untuk itu, kerja sama ini sangat perlu dilanjutkan,” tutup Taupan.(humas)

Leave a Comment