KALTARA

Gaji Guru Honorer SMA/SMK se Kaltara Segera Cair

Gubernur saat memberikan piagam kepada salah satu guru di Kaltara. Dalam waktu dekat, gaji untuk tenaga honorer guru cair.

Gubernur saat memberikan piagam kepada salah satu guru di Kaltara. Dalam waktu dekat, gaji untuk tenaga honorer guru cair.

TANJUNG SELOR, lintasbenuanta.com – Sempat mengalami keterlambatan, karena masih proses adminsitratif, pasca peralihan kewenangan  dari kabupaten/kota ke provinsi, pemberian honorarium bagi para guru tidak tetap (GTT) dan pegawai tidak tetap (PTT) SMA/ SMK dan SLB se Provinsi Kaltara, akan segera dicairkan.

Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie mengatakan, berdasar laporan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltara, honor bagi para GTT dan PTT tersebut direncanakan akan dibayarkan oleh Pemerintah (Pemprov) Provinsi Kaltara dalam waktu dekat ini. “Jika memungkinkan pada akhir April ini. Namun karena hari libur, paling lambat awal Mei,” ujar Irianto.

Dari laporan Kepala Disdikbud Kaltara Sigit Muryono, dikatakan gubernur, Pemprov Kaltara mengeluarkan dana lebih dari Rp 6 miliar diperuntukkan bagi 936 orang GTT dan PTT yang menjadi kewenangan provinsi. “Akhir bulan ini insya Allah sudah dibayarkan. Paling lambat awal Mei. Sekitar Rp 6 miliar lebih anggaran kita siapkan sesuai ketentuan. Tinggal menunggu SP2D (Surat Perintah Pencairan Dana) selesai dari keuangan,” kata Irianto berdasar  keterangan Kadisdik.

Ditambahkannya, gaji GTT dan PTT SMA/SMK dan SLB dibayarkan melalui penyaluran bantuan operasional provinsi setiap triwulan, Dengan besaran gaji untuk GTT Rp. 2.500.000 per orang per bulan. Sedangkan PTT Rp 2.100.000 per orang per bulan.

Sementara itu, lanjut Irianto, dana disalurkan melalui dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Provinsi lewat belanja pegawai dan sistem penyalurannya melalui rekening bank sekolah masing-masing setiap triwulannya dengan besaran pertahunnya sekitar Rp 26 miliar. “Ini menjadi salah satu bukti kesiapan kami menerima peralihan kewenangan guru SMA/SMK dan SLB, dan kami telah sesuaikan dengan mekanisme yang ada,” ujarnya.

Irianto memastikan, Pemprov Kaltara selaku penerima kewenangan tetap akan membayarkan hak para guru ataupun tenaga kontrak di sekolah tersebut.  “Saat ini kita sedang mengupayaman agar gaji para guru honorer segera dicairkan, kami minta bersabar dulu,” katanya. (Humas)

Leave a Comment