KALTARA

Dukung Kemajuan Kaltara dengan Kritikan Membangun

Antasari

Antasari

TANJUNG SELOR, lintasbenuanta.com – Ketua Lembaga Pemerhati Kinerja Pemerintah (LPKP) Provinsi Kalimantan, Antasari mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat di Kaltara untuk bersama-sama menjaga keharmonisan, serta mendukung kebijakan-kebijakan positif pemerintah provinsi dalam rangka kemajuan provinsi termuda di Indonesia ini.
Antasari menilai, di usianya yang masih terbilang sangat muda, bahkan bisa dikatakan masih bayi, Kaltara yang baru menginjak usia 4 tahun, sudah menunjukkan kemajuan yang signifikan. Baik dari segi infrastruktur, bangunan-bangunan hingga sarana dan prasarana masyarakat.
“Kita harus mengakui, membangun daerah itu tidak semudah seperti yang kita bayangkan. Apalagi di usianya yang masih belia. Namun kita harus juga melihat fakta, jika pembangunan di Kaltara sudah cukup kencang. Jalan-jalan yang sebelumnya masih belum bagus, sekarang sudah mulus. Banyak bangunan-bangunan bagus. Di usianya yang baru 4 tahun, menurut saya ini sudah pencapaian yang luar biasa,” kata Antasari.
Pria yang tergolong vocal dalam mengkritisi dan memberikan masukan ke pemerintah daerah itu juga tidak menampik, masih ada beberapa kekurangan yang harus diperbaiki di jajaran pemerintahan. Utamanya di lingkup Pemprov Kaltara. “Meski sudah berjalan bagus, dan pembangunan maju pesat, bukan berarti semua sempurna. Ada beberapa hal yang masing perlu diperbaiki. Seperti contoh, mengenai kedisiplinan pegawai, keterlambatan respons, hingga lambatnya pembangunan di wilayah perbatasan yang memang itu kendalanya, proyek di perbatasan langsung dari pemerintah pusat,” ungkapnya.
Beberapa masukan itu, kata dia, bisa diperbaiki dan dicarikan solusi. Pembangunan di perbatasan misalnya. Untuk mempercepat pembangunan di perbatasan, perlu ada sinergisitas antara pemerintah pusat dan daerah. “Ya seharusnya pusat paling tidak mengkoordinasikan dengan daerah. Dalam hal ini pemerintah provinsi. Sehingga pembangunan di wilayah perbatasan bisa dipercepat. Dan tentunya yang tidak kalah penting adalah, support anggarannya,” tegas Antasari.
Dia menilai, apa yang dilakukan pemerintah provinsi, dalam hal ini gubernur Kaltara untuk terus melakukan loby dan membangun komunikasi dengan pusat, melalui kementerian, dan bahkan langsung dengan presiden merupakan langkah yang positif. Karena dengan cara itu lah, perhatian pusat ke daerah baru, apalagi di perbatasan diberikan.
Dalam kesempatan itu, Antasari juga mengajak elemen masyarakat untuk tidak alergi atau antipati dengan apa yang dilakukan oleh pemerintah. Terutama terhadap kegiatan-kegiatan positif yang dilakukan oleh pemerintah daerah. Diharapkan masyarakat mendukung.
“Selalu mendukung berarti kita tidak boleh mengkritik. Saya yakin, pemerintah daerah membutuhkan kritikan dan masukan. Tapi berilah kritikan yang membangun. Lebih bagusnya lagi, mengkritik sekaligus memberikan masukan solusi,” kata Antasari.
“Jangan hal yang kecil dibesar-besarkan, seakan apa yang dilakukan pemerintah itu selalu salah. Dicari-cari celah kesalahannya. Menurut saya, itu bukan hal yang positif untuk kemajuan Kaltara,” ujarnya. Dia mengajak, kepada elemen masyarakat untuk selalu berpikir positif. Terutama kepada lembaga-lembaga swadaya maupun organisasi, diharapkan bisa menjadi pengawal sekaligus pendorong pemerintah daerah untuk kemajuan provinsi Kaltara. (azza)

Leave a Comment