BULUNGAN

Nyabu di Ruang Tamu, Empat Orang Digerebek, Satu di Antaranya Pegawai Honorer

Ilustrasi

Ilustrasi

TANJUNG SELOR, lintasbenuanta.com –  Empat warga yang diduga sedang melakukan pesta narkoba jenis sabu-sabu digerebek polisi di rungan tamu sebuah rumah di Jalan Cendana, Tanjung Selor Hilir, Selasa (7/2) lalu sekitar pukul 00.30 wita. Ironisnya, salah satu di antaranya merupakan pegawai tidak tetap (PTT) atau honorer di Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kaltara.

Dia adalah WM (24), yang ditangkap bersama tiga rekannya, Pet (26),  R (28) dan D (32). Terungkapnya kasus tersebut berawal dari informasi warga, ada yang sedang mengelar pesta sabu di salah satu rumah di Jl Cendana. Berdasarkan infomasi tersebut, petugas patroli yang berada di dekat TKP langsung menuju ke arah yang di informasikan.

Personil polisi mencoba memaski rumah yang tengah dalam keadan mati ampu dan pintu tertutup. Saat diketuk, salah penghuni rumah membukakan pintu. Di dalam ternyata tidak sendiri. Ada tiga orang lainnya yang berada di ruang tamu. 

Melihat kedatangan polisi, mereka terlihat kaget. Apalagi polisi melihat ada bong (alat isap sabu) yang berada di meja tamu. Mereka pun tak berkutik, ketika polisi langsung menggeledahnya. Selain bong, dari hasil penggeledahan polisi juga mendapatkan barang bukti lain, berupa 4 bungkusan berisi kristal yang diduga sabu-sabu. 

Sebu yang setelah setelah ditimbang seberat 40,70 gram tersebut ditemukan di balik pintu. Diduga sudah disembunyikan pelaku saat mengetahui kedatangan polisi. Kapolres Bulungan AKPB Ahmad Sulaiman melalui Pjs Kasubbag Humas Aiptu Tutut Murdayanto mengungkapkan, empat orang yang telah diamankan tersebut masih menjalani pemeriksaan di ruang Satreskoba Polres Bulungan. 

“Awalnya kita temukan alat isap saja. Sedangkan narkobanya sudah sempat disembunyikan oleh tersangka. Dari hasil penyelidikan, salah satunya yakni W mengakui barang tersebut adalah miliknya,” kata Tutut. Dari penggrebekan tersebut, polisi juga mengamankan barang bukti lain, seperti sendok sabu, korek api, timbangan digital, serta lima bungkus palstik bening yang diduga sabu seberat 40,70 gram.

Tutut mengungkapkan, dari hasil penyidikan juga, dari keempat orang yang diamankan tersebut. Dua di antaranya telah ditetapkan sebagai tersangka. Yaitu WN dan Pet. WN  dijerat pasal  114 ayat (2), 112 dan 127 UU NOmor 35 Tahun 2009, tentang narkotika. Sedangkan Pet dikenakan Pasal  112 ayat (1 ) dan 127 Undang-Undang yang sama. “Sementara yang dua lagi  rekomendasi untuk direhabilitasi,” imbuhnya. (son316) 

Leave a Comment