KALTARA

Jalan Long Bawan-Long Midang Dikucur Rp 45 Miliar

Dr H Irianto Lambrie

Dr H Irianto Lambrie

TANJUNG SELOR, lintasbenuanta.com – Secara bertahap perbaikan dan peningkatan ruas jalan di perbatasan, baik dalam wilayah Kabupaten Malinau maupun Nunukan, terus menjadi perhatian pemerintah. Bahkan tahun ini, peningkatan ruas jalan kembali dilanjutkan.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Gubernur Dr H Irianto Lambrie dari Satuan Kerja Pelaksana Jalan Nasional (Satker PJN) Wilayah I Kaltara, pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PU dan PR) mengalokasikan anggaran sebesar Rp 45 miliar. “Sekarang sudah dalam proses lelang. Info dari Satker PJN Kaltara, Januari ini tanda tangan kontrak,” ujar Gubernur, Rabu (4/1).

Tahun lalu, lanjut Gubernur, telah dilakukan perbaikan di sejumlah ruas jalan daerah perbatasan seperti dari Malinau ke Long Bawan. Selain itu, juga telah dilakukan pengerjaan dari Long Ampung – Long Nawang – Data Dian – Long Pujungan – Malinau. “Saat ini, jalan-jalan yang diperbaiki dan ditingkatkan sudah dimanfaatkan masyarakat,” imbuhnya.

Gubernur juga kembali menyebutkan, selain ruas jalan ke wilayah pedalaman dan perbatasan yang mulai dikerjakan, pembangunan jalan ke beberapa fasilitas juga menjadi perhatian Pemprov Kaltara. Misal, koridor ke rencana jembatan yang menghubungkan Bulungan dan Tarakan, dan jalan menuju pelabuhan feri di Ancam, Kabupaten Bulungan, serta akses menuju Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) di Kecamatan Tanjung Palas Timur.

Ditegaskan, pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan, terutama ke perbatasan menjadi salah satu program prioritas yang harus diwujudkan. Karena dengan terbukanya akses darat, Gubernur meyakini akan ikut meningkatkan kesejahteraan masyarakat, selain kemudahan.

Tak hanya melalui alokasi anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). Untuk pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan, Gubernur juga menyatakan dialokasikan melalui APBD provinsi sehingga pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan yang selama ini menjadi impian masyarakat segera terwujud.

“Tahun ini saja untuk belanja yang langsung bersentuhan dengan masyarakat dialokasikan 60 persen dari total APBD,” sebutnya.

“Jadi, pemerintah tidak tinggal diam untuk membangun infrastruktur. Hanya saja memang tidak bisa instan kita laksanakan. Apalagi dengan kondisi keuangan negara dan daerah saat ini,” imbuh dia.

Karena itu, Gubernur meminta semua pihak untuk bersabar dan terus memberikan dukungan kepada pemerintah dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur, baik di wilayah perkotaan maupun perbatasan dan pedalaman.

Menyikapi informasi kerusakan jalan di Long Bawan menuju Long Midang, Gubernur menyatakan sebelumnya telah dilakukan perbaikan. Jika kerusakan kembali terjadi, lanjutnya, karena perbaikan masih dilakukan sementara dengan penimbunan tanah. Selain itu intensitas hujan yang tinggi serta jalan yang ada merupakan satu-satunya akses utama warga untuk mendapatkan kebutuhan pokok sehingga jalanan kembali rusak.

“Tapi insya Allah tahun ini alokasi APBN sebesar Rp 45 miliar untuk pengerasan dan pengaspalan yang akan dilakukan ber tahap dari Long Bawan ke Long Midang. Target awal sepanjang 3 kilometer,” ungkapnya. (hmsprov)

Leave a Comment