BULUNGAN

Dituduh Perintahkan Bongkar Tenda Pedagang, Kadishub Bulungan Berang

Kadis Perhubungan Bulungan, Baharuddin berbincang dengan para pedagang buah di Pelabuhan Kulteka.

Kadis Perhubungan Bulungan, Baharuddin berbincang dengan para pedagang buah di Pelabuhan Kulteka.

TANJUNG SELOR – Selain penolakan dari pedagang, pembongkaran tenda-tenda pedagang buah di kawasan Kulteka (Kuliner Tepian Kayan) Rabu (16/11) kemarin ternyata menyisakan persoalan lain.

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Baharuddin, geram. Dia merasa terpojok, karena menurut pengakuan para pedagang, dia lah yang memerintahkan membongkar tenda-tenda para pedagang buah yang berada di areal Parkir Kulteka itu.

“Saya tidak ada memerintahkan itu. Siapa yang ngomong itu. Ini adalah dari Disperindagkop dan Satpol PP. Kami belum diajak koordinasi, apalagi memerintahkan membongkar. Untuk yang ngomong itu (Dishub yang memerintahkan) jangan saling lempar tanggung jawab. Belajarlah untuk  profesional dan bertanggung jawab,” ucapnya menyindir salah satu pejabat di Disperindagkop.

“Kami dari Dinas Perhubungan tidak mempunyai wewenang untuk menertibkan pedagang buah yang berada di sekitar kulteka. Jadi saya ingatkan sekali lagi, jangan melempar tanggung jawab. Ini adalah wewenang Disperindagkop. Bertanggung jawablah dalam pekerjaan Anda,” tegasnya.

Menurut beberapa pedagang buah yang mengadu, menyebutkan, bahwa salah satu pejabat di Disperindagkop menyebutkan bahwa yang memerintahkan membongkar pedagang di Kulteka adalah Kepala Dinas Perhubungan. Dengan alasan mereka berada di areal parkir.  

“Dari Satpol PP baru menyurati kami satu kali. Seharusnya jika ingin ditertibkan ya harus semuanya.  Jangan tebang pilih. Contohnya, tempat kran pendistribusian yang di depan SPBU, penjual kayu, dan pedagang yang berada di depan pemadam. Itu semua harus ditertibkan juga. Jangan kami saja. Mereka lebih parah, karena berada di jalur hijau,” ucap salah satu pedagang buah.

Seperti diketahui, pemerintah daerah akan memindah para pedagang buah di areal parkir Kulteka ke Pasar Induk Tanjung Selor. Menurut keterangan dari pihak Disperindagkop, pemindahan ini dilakukan, selain berada di aral parkir, keberadaan para pedagang juga membuat kumuh. Belum lagi, karena sampah yang ditimbulkan. (ant)

Leave a Comment