Wakapolri Tegaskan Polda Kaltara Terbentuk Tahun Ini

Wakapolri Komjen Pol Syafruddin saat memberikan keterangan kepada wartawan di Tarakan, Rabu (10/05/2017).
Wakapolri Komjen Pol Syafruddin saat memberikan keterangan kepada wartawan di Tarakan, Rabu (10/05/2017).

TARAKAN, lintasbenuanta.com – Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Syafruddin menegaskan, Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Utara (Kaltara) dipastikan terbentuk tahun ini. Demikian disampaikan Wakapolri di sela-sela menutup pelaksanaan Latsitarda XXXVII di Tarakan, Rabu (10/5).

“Ya tahun ini. Tinggal Pak Gubernur saja siapkan tempatnya,” tegas Wakapolri, menjawab pertanyaan sejumlah wartawan terkait pembentukan Polda Kaltara.

Wakapolri mengatakan, kondisi geografis Kaltara yang berada di perbatasan negara, membuat kerawanan tindak kriminalitas dan pelanggaran hukum yang lebih tinggi. Di antaranya human trafficking dan narkoba.

Khusus terkait narkoba, wakapolri meminta seluruh jajarannya untuk lebih serius memberantas. Termasuk harapan dukungan dari seluruh elemen masyarakat, maupun aparat TNI. “Narkoba ini termasuk tindak kejahatan yang luar biasa atau extraordinary crime. Oleh karena itu, penanganannya harus juga lebih ekstra. Tak hanya Polri. Semua harus ikut berperan,” tandasnya.

Mengenai kesiapan teknis dan personel, Wakapolri mengatakan, pihaknya akan segera mempersiapkannya. “Tinggal tempatnya, nanti Pak Gubernur dan jajarannya yang mempersiapkan,” imbuh wakapolri.

Sebelumnya, terkait dengan organisasi Polda, dikatakan Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie, sudah ada sinyal telah disetujui oleh Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Asman Abnur. “Persetujuan untuk organisasi Polda Kaltara sudah ada dari Menpan,” kata Irianto.

Jika sseperti disampaikan Wakapolri pada 2017 ini, Polda sudah resmi terbentuk, Irianto mengatakan, sementara akan menempati Gedung DPRD Kabupaten Bulungan yang berada di Kilometer (KM) 9, Bumi Rahayu, Tanjung Selor. “Kalau memang sudah terbentuk, kita siapkan di Kantor DPRD Bulungan. Kantor itu sudah siap, tinggal pembenahan sedikit. Tim dari Polda Kaltim maupun Mabes Polri juga sudah meninjau langsung ke sana,” kata Irianto.

Ditegaskannya, Pemprov Kaltara berkomitmen untuk membantu menyiapkan sarana dana prasarana untuk Polda Kaltara. “Kalau untuk perkantoran (Mapolda) sementara dulu itu (Kantor DPRD Bulungan) tidak apa-apa. Saya rasa dari Polri akan memaklumi itu. Karena kita sebagai provinsi Baru. Perkantoran kita pun rata-rata masih menyewa,” ungkapnya.

Irianto menambahkan, terbentuknya Polda Kaltara sangat membantu dalam hal pengamanan di wilayah Kaltara. Apalagi melihat tingkat kerawanan keamanan Kaltara yang berada di perbatasan, tidak sebanding dengan jumlah personel Polri di wilayah ini, yang masih sangat kurang.

“Kalau bisa secepatnya terbentuk akan lebih bagus. Untuk pembangunan Kantor Polda, bisa dilakukan secara bertahap. Yang jelas soal lahan tidak masalah, bahkan kita prioritaskan. Termasuk untuk Korem, Kantor DPRD Kaltara maupun kantor gubernur,” tambah Irianto.

Disampailan juga, pembangunan Mapolda Kaltara direncanakan di kawasan Kota Baru Mandiri di daerah Gunung Seriang, Tanjung Selor. Pemprov Kaltara menyiapkan lahan seluas sekitar 22 hektare. “Kita hanya menyiapkan lahannya. Untuk pembangunan fisik nanti dari Mabes Polri,” jelasnya. Lebih lanjut, Irianto mengungkapkan, pembangunan fisik Mapolda ditargetkan bisa dimulai pada 2018 mendatang. (humas)

Artikel Terkait