Ormas Harus Jadi Penopang Eksistensi Kaltara

TANJUNG SELOR, lintasbenuanta.com – Keberadaan Organisasi Masyarakat (Ormas) maupun Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Kalimantan Utara (Kaltara), diharapkan menjadi penopang dari eksistensi provinsi termuda di Indonesia ini untuk lebih cepat maju dan bermartabat kuat.
Demikian disampaikan Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie, baru-baru ini. Gubernur juga mengingatkan pentingnya persatuan dan kesatuan, meski terdapat perbedaan agama, suku, paham politik dan lainnya didalam sebuah organisasi. “Penting diingat juga isi sambutan Menkominfo (Menteri Komunikasi dan Informatika) dalam peringatan Harkitnas (Hari Kebangkitan Nasional) ke-110. Yang intinya, adalah perbedaan itu kodrati. Manusia juga tak mungkin sama, dari itu penting untuk memahami kelemahan dan kekurangan serta menghargai kelebihan masing-masing. Kelebihan inilah yang ditonjolkan sebagai kekuatan bersama membangun Kaltara,” papar Irianto.
Keberadaan ormas atau LSM, menurut Irianto, harus mampu menjadi alat perjuangan untuk menyampaikan aspirasi rakyat kepada pemerintah. Serta mengangkat harkat dan martabal sebuah komunitas masyarakat. “Capaian Kaltara selama ini, salah satunya keberhasilan mensejajarkan diri dengan provinsi lain di Indonesia, seiring berakhirnya masa ujicoba sebagai DOB (Daerah Otonomi Baru). Ini bukan hasil kerja saya dan jajaran Pemprov (Pemerintah Provinsi) sendiri, tapi sesungguhnya merupakan partisipasi dan dorongan masyarakat Kaltara juga,” urainya.
Gubernur juga mengingatkan kepada pengurus ormas dan LSM lainnya, agar mematuhi aturan yang berlaku. Salah satunya, soal kelengkapan administrasi dan Surat Keterangan Terdaftar (SKT). “Dari catatan Kemendagri (Kementerian Dalam Negeri), ada 380 ribu ormas di Indonesia. Tapi yang terdaftar sangat kecil. Ini menjadi tantangan berat bagi Pemprov, dalam hal upaya pembinaan. Di sisi lain, kemampuan fiskal masih sangat terbatas,” urai Irianto.
Eksistensi ormas atau LSM di Kaltara, dituntut mampu membantu pemerintah dalam menyampaikan informasi juga berkolaborasi dan berkoordinasi dalam melaksanakan sejumlah program pemerintah. Di antaranya, program di bidang pendidikan seperti bantuan beasiswa Kaltara Cerdas dan lainnya. Juga program di bidang kesehatan, seperti ambulans air dan lainnya. (humas)

Artikel Terkait