LAKIP RI Apresiasi Penghargaan yang Diraih Yansen TP

BERPRESTASI: Bupati Malinau Yansen TP (paling kiri) berpose santai bersama kepala daerah lainnya di Indonesia usai menerima penghergaan.
BERPRESTASI: Bupati Malinau Yansen TP (paling kiri) berpose santai bersama kepala daerah lainnya di Indonesia usai menerima penghergaan.

TANJUNG SELOR – Ketua Lembaga Pengawas Kinerja Pemerintah dan Aparatur Negara Republik Indonesia (LAKIP RI) KPP Kaltara Budi Teguh Tri Santoso, mengapresiasi Bupati Malinau Dr Yansen TP MSi yang baru saja menerima penghargaan sebagai salah satu  kepala daerah teladan dari 10 kepala daerah se Indonesia oleh media nasional yaitu PT Tempo Group, di Jakarta.

Budi mengatakan, melihat kinerja yang sudah dilakukan oleh Yansen, memang sudah sepantasnya  Yansen mendapatkan penghargaan. “Program-programnya bagus, mengena ke masyarakat. Terutama masyarakat di desa-desa melalui program Gerdema-nya. Ini perlu dicontoh oleh bupati-bupati lain,” kata Budi.

Penghargaan tingkat nasional ini, kata Budi, merupakan kebanggaan bagi masyarakat Kaltara. Bukan hanya Malinau saja. “Saya yakin, Grup Tempo sebagai media yang besar, tidak sembarangan memberikan penilaian hingga penghargaan kepada seseorang. Apalagi saya lihat kepala daerah-kepala daerah yang mendapatkan, memang yang punya prestasi. Seperti Ridwan Kamil (walikota Bandung), kemudian walikota Surabaya Tri Rismaharini dan lain-lainnya,”kata Budi lagi.

Seperti diketahui, beberapa  hari lalu Tempo memberikan penghargaan kepada 10 kepala daerah berprestasi. Mereka adalah Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Bupati Bojonegoro Suyoto, Bupati Bantaeng Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah, Bupati Batang Jawa Tengah Yoyok Riyo Sudibyo, dan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil.

Kemudian ada Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Bupati Tapin Kalimantan Selatan Arifin Arpan, Bupati Malinau Kalimantan Utara Yansen Tipa Padan, Bupati Kulonprogo Daerah Istimewa Yogyakarta Hasto Wardoyo, dan Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto. Penghargaan diberikan kepada bupati Malinau karena program Gerakan Desa Membangun (Gerdema). Selain melihat track record serta bebas korupsi.

Sebelumnya, bergai penghargaan telah peroleh Pemerintah Kabupaten Malinau selama 17 tahun menjadi kabupaten secara otonomi. Dalam era kempimpinan Bupati DR Yansen TP MSi melalui program Gerdema ini telah banyak menorehkan prestasi. Antara lain mendapatkan peghargaan dari Kementerian dalam negeri dan Jawa Post institute pro otonomi (JPIP) masuk dalam nominasi kategori inovasi daerah. Kemudian tercatat di Museum Rekord Indonesia (MURI) yang telah melaksanakan pemilihan ketua RT terbanyak secara serentak di tahun 2016 lalu. (ant)

Artikel Terkait