Diduga Korban Pembunuhan, Mayat Mr X Ditemukan di Kebun Sawit

Polisi saat hendak mengevakuasi korban.
Polisi saat hendak mengevakuasi korban.

TANJUNG SELOR, lintasbenuanta.com – Sambil lari tergopoh-gopoh, Tobar Simanjutak (19) mendatang tempat pandai besi di pinggir Jalan Poros Trans Kalimantan arah Bulungan – Berau, sekitar pukul 11.00 Wita, Jumat (08/12).

Dengan nafas masih tak beraturan, suara Juntak terbata-bata. “Ada mayat” suara pria itu lirih, seperti hampir tidak bersuara.

Belum sempat melanjutkan, tiba-tiba Juntak roboh pingsan. Oleh pria tukang pandai besi dan beberapa pekerja pembuat batu bata di sekitar, Juntak pun dibaringkan.
Beberapa saat kemudian dia sadar dan mulai bercerita. “Ada mayat di sana, sudah bau busuk,” kata Juntak sambil menunjuk sebuah perkebunan kelapa sawit di seberang jalan poros trans Kalimantan itu.
Si tukang pandai yang tak disebut namanya itu pun langsung menelepon polisi. Hingga akhirnya selang setengah jam kemudian beberapa anggota Polres Bulungan tiba.
Ditemani Juntak dan beberapa warga lainnya, tim dari Polres Bulungan yang dipimpin Kasat Sabhara AKP Sugeng Irianto mendatangi TKP, yang berada di tengah kebun sekitar 200 meter dari jalan raya.
Di lokasi yang tunjukkan Juntak, ada seonggoh tumpukan sampah beripa pelapah dan daun kelapa sawit. Di situlah mayat yang dikatakan Juntak berada.
“Di situ pak, tadi pertama saya lihat celananya,” tunjuk Juntak kepada polisi. Bau busuk yang tidak begitu menyengat pun mulai menyerbak.
Polisi mulai bekerja, beberapa mencari informasi dengan menanyai warga sekitar, utamanya Juntak.
Kepada LintasBenuanta.com, Juntak mengaku baru bekerja di kebun milik Simamorang itu sejak dua minggu lalu. Sebelumnya dia bekerja di sebuah tempat usaha mebel di daerah Jelarai.
“Baru dua minggu ini. Awalnya dikasih tahu sama teman di pandai besi, katanya yang punya kebun ini lagi cari pekerja,” kata Juntak lagi.
Dia tak rinci menerangkan soal mayat yang ditemukan itu. Dia pun mengaku tidak tahu itu mayat siapa. “Saya tiap hari di sini, kerja bersih-bersih rumput. Memang beberapa hari ini ada bau-bau tidak enak. Saya kira bangkai binatang. Baru tadi kaget, ternyata mayat manusia. Begitu lihat, saya langsung lari,” ungkapnya.
Sementara itu, pihak polisi pun langsung melakulan pemeriksaan mayat yang belum diketahui identitasnya itu.
Mayat yang diduga laki-laki atau Mr X itu, saat ditemukan dalam kondisi terungkup, dan sudah membusuk.
Mayat itu ditemukan dalam keadaan terbungkus terpal, dan ditutupi dengan daun dan pelepah kelapa sawit.
Bau busuk makin menyengat, tat kala anggota polisi membuka karung (terpal) penutupnya.
Mayat Mr X itu, sudah menbusuk. Banyak belatung yang mengeruminya. Baju kaus dan mengenakan celana jeans warna biru itu ciri-cirinya awal.
Setelah diperiksa sebentar di TKP, oleh polisi mayat tersebut langsung dibawa ke ruang mayat RSD Tanjung Selor untuk proses visum lebih lanjut.
Kapolres Bulungan AKBP Muhammad Fachry melalui Kasat Sabhara AKP Sugeng masih enggan berkomentar banyak saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.
“Yang jelas ini ada korban tindak kekerasan yang dugaannya dilakukan oleh orang lain. Karena kalau dilihat dari kondisinya, tidak mungkin dia melakukan sendiri,” ungkap Sugeng singkat.
Yang jelas lanjutnya, polisi masih menyelidiki penyebab kematian Mr X. Selain melakukan pemeriksaan kepada saksi yang melihat, pemilik kebun dan beberapa lainnya juga akan dimintai keterangan. “Kita juga perlu lihat, dan mengetahui hasil visumnya nanti. Dia meninggalnya karena apa? Ada luka atau tidak. Tunggu saja, nanti kalau ada perkembangan kami informasikan ke wartwan,” pungkasnya.
Hingga berita ini dilansir, mayat Mr X tersebut sudah berada di Ruang Mayat RSD Tanjung Selor. Polisi pun mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan saudara diminta untuk melapor ke Polres Bulungan. (azza)

Artikel Terkait