KALTARA

Minggu Ini, Jalan Putus di Sebatik Bisa Dilalui Mobil

Badan Jalan yang longsor di Sebatik pada Rabu (26/12/2018). Saat ini tengah dilakukan penanganan darurat. Ditargetkan sepekan ke depan, jalan itu sudah bisa dilalui.

BPJN Catat Ada 33 Titik Longsor di Jalan Lingkar Sebatik

TANJUNG SELOR, lintasbenuanta.com – Penanganan cepat dilakukan terhadap putusnya ruas jalan Bukit Keramat di Jalur Aji Kuning – Bambangan, yang menghubungkan Kecamatan Sebatik Tengah dan Sebatik Timur, Kabupaten Nunukan, Kaltara yang longsor pada Kamis (27/12/2018) lalu. Menurut Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) XII Balikpapan, Refly Tangkere, saat ini pengerjaan untuk menanganan darurat tengah dilakukan. Ditargetkan dalam waktu sepekan ini, jalan tersebut sudah bisa dilewati mobil.

Refly menyebutkan, jalan yang putus pekan lalu tersebut, sebenarnya sudah masuk dalam program rehabilitasi jalan yang dilakukan Pemerintah melalui Kementerian PUPR. Hanya saja, belum sampai terlaksana, kaena faktor alam, jalan sudah putus duluan.

“Tahun ini ada dua titik krusial yang sudah masuk dalam program kita. Sekarang sudah proses lelang. Tetapi karena cuaca ekstrem, sehingga ternyata tidak bisa menunggu. Hingga jebollah, sampai ruas tersebut putus total,” kata Refly di Kantor Gubernur Kaltara.  Dia menyebutkan, ada 33 titik longsor di sepanjang jalan lingkar Pulau Sebatik.

Atas koordinasi dengan pihak Pemerintah Provinsi Kaltara, dikatakan, pihaknya melakukan penanganan darurat pada titik longsor yang menyebabkan putusnya jalan tersebut.  “Sebagai penanganan darurat kita akan pasang jembatan bailey. Sekarang sementara kita akan timbun dulu, dipasang gorong-gorong, supaya mobil bisa lewat dulu. Jika cuaca bagus, mungkin dalam minggu-minggu ini, sudah selesai dan bisa dilewati. Untuk pemasangan beiley masih menunggu,” ujarnya.

Lebih jauh Refly mengungkapkan, untuk penanganan dua titik longsor tersebut, melalui APBN di Kementerian PUPR mengalokasikan anggaran Rp 12 miliar. “Anggaran memang terbatas, jadi kita pilih yang dua itu. Sisanya 31 titik, akan kita usulkan ke Jakarta lagi,” imbuh Refly. Dia menambahkan, jalur Jalan Lingkar Pulau Sebatik memang sangat rawan longsor akibat struktur tanah yang labil.  (*ng)

Leave a Comment