KALTARA POLITIK & PEMERINTAHAN

Verifikasi Selesai, Dilanjutkan Klarifikasi Balon DPD RI

Suryanata Al Islami

Suryanata Al Islami

TANJUNG SELOR, lintasbenuanta.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltara telah selesai melakukan rekapitulasi bakal calon Dewan Perwakilan Daerah (DPD) untuk dokumen persyaratan dukungan, sesuai jadwal berakhir pada Kamis (10/5). Terdapat 33 nama bakal calon (Balon) DPD yang diberikan tanda terima KPU Kaltara.
Ketua KPU Kaltara Suryanata Al Islami mengatakan, verifikasi terhadap dokumen syarat dukungan ada yang perlu diklarifikasi. “Hari ini (Rabu 10/5) merupakan hari terakhir sejak dimulainya verifikasi pada 27 April lalu,” katanya kepada media, Kamis (10/5).
Ia menejelaskan untuk proses klarifikasi terhadap syarat dukungan tersebut, KPU Kaltara menjemput bola ke masing-masing KPU Kabupaten dan Kota. Dengan membawa dokumen syarat dukungan masing-masing balon DPD. Sesuai jadwal, setelah proses verifikasi dan klarifikasi rampung dikerjakan, baru memasuki raoat pleno. “Jadwal rapat pleno 11-13 Mei. Kita upayakan tak melewati tanggal yang ditentukan itu,” ungkapnya.
Laniutnya, rapat pleno terlaksana setelah rekapitulasi sejumlah balon DPD selesai diverifikasi. Saat ini, KPU masih melakukan rekapan dari hasil verifikasi tersebut. Menurutnya, ada empat hal yang jadi perhatian saat proses verifikasi dokumen persyaratan. Terdiri dari, usia pendukung belum 17 tahun, terkait status pekerjaan yang tertera di kartu identitas, kegandaan eksternal dan ketidaksesuaian tanda tangan di formulir dukungan dengan yang tercantum di kartu identitas diri.
Adapun terkait status pekerjaan yang ada di kartu identitas, jangan sampai ada TNI/Polri dan Aparatur Sipil Negara (ASN) kemungkinan sudah pensiun tapi belum diubah dalam syarat dukungan. Termasuk masih ditemukannya kegandaan eksternal terhadap pemberian dukungan. Sehingga perlu diklarifikasi kepada yang bersangkutan dalam memberikan dukungan. Apabila verifikasi yang dilakukan masih ada yang belum memenuhi syarat, maka diberikan kesempatan untuk perbaikan. “Masa perbaikan diberikan setelah adanya hasil rapat pleno. Perbaikan dilakukan minimal sejumlah kekurangan yang tak memenuhi syarat,” terangnya.
Namun dengan catatan, balon tersebut harus kembali menginput dari awal seperti saat proses penyerahan dokumen syarat dukungan. Dia juga mengatakan, proses terhadap balon DPD masih panjang tahapan yang dilalui. Salah satunya, selesai tahapan klarifikasi dilanjutkan pengambilan sampel 10 persen dari jumlah dukungan yang diserahkan. “Hasilnya akan menentukan balon DPD sudah sah atau tidak untuk melanjutkan ke tahapan berikutnya. Menyangkut jadwal pendaftaran besar kemungkinan tak jauh berbeda dengan balon legislatif yang memakai partai politik,” pungkasnya.

Leave a Comment