BULUNGAN

Perguruan Silat Nur Rachmat Buka Cabang Baru di Tanjung Selor

Guru besar menyerahkan bendera perguruan kepada pimpinan di Tanjung Selor.
Guru besar menyerahkan bendera perguruan kepada pimpinan di Tanjung Selor.

Guru besar menyerahkan bendera perguruan kepada pimpinan di Tanjung Selor.

TANJUNG SELOR, lintasbenuanta.com – Para pesilat perguruan Pencak Silat Nur Rachmat (PPSNR) Indonesia se Kalimantan Utara, kedatangan tamu special. Sudirman Makku, guru besar Perguruan Pencak Silat Nur Rachmat, hadir di Tanjung Selor, ibukota Kaltara, kemarin.

Untuk diketahui, Sudirman Makku, merupakan pendiri perguruan pencak silat yang berasal dari Makassar, Sulawesi Selatan itu. Dia melestarikan warisan budaya ini sejak 1993 silam. Hingga saat ini, perguruan tersebut sudah membentuk 22 cabang di Indonesia. Mulai dari wilayah Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan hingga di wilayah perbatasan Kalimantan Utara.

Kehadirannya di Kaltara, Sudirman hendak meresmikan cabang persiapan PPSNR di Tanjung Selor, yang sekaligus melantik ketua cabang persiapan PPSNR. Kegiatan juga dirangkaikan dengan penyerahan tingkatan angota PPSNR cabang persiapan Tanjung Selor yang bermarkas di Jl Duku, Tanjung Selor, Rabu (15/11) malam lalu.

Sudirman Makku menjelaskan, PPSNR Indonesia dibentuk untuk membina karakter, mental dan sebagai pembinaan diri. Melalui pencak silat, menurutnya, bisa menjadikan pribadi yang kuat lahir dan batin yang membawa kebaikan bagi diri, keluarga dan masyarakat.

“Terbentuknya Perguruan Pencak Silat Nur Rachmat ini untuk membentuk karakter dan mental anggota. Tujuannya, agar anggota yang ikut di perguruan ini menjadi pribadi yang kuat lahir bathin. Sehingga dapat membawa kebaikan bagi diri, keluarga dan masyarakat,” tutur Guru besar PPSNR.

Pada acara tesebut turut hadir Koordinator Dewan Guru se Indonesia yang ditempatkan di wilayah Kaltara, yakni Junaidi Hamid, Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) Iskandar.

Junaidi menjelaskan, peresmian cabang persiapan ini dibentuk sambil menunggu terbentuknya Daerah Otonomi Baru (DOB) Kota Madya yang berada di Kota Tanjung Selor.

“Sesuai dengan surat keputusan, bahwa untuk pengembangan organisasi dan keilmuan perguran pencak silat Nur Rachmat di ibukota Kaltara ini perlu dibentuk cabang baru. Dengan tujuan untuk mewadahi dan mengorganisir anggota yang berdomisili di Tanjung Selor,” jelasnya.

Sementara itu, Sudirman Makku berharap dengan terbentukanya cabang persiapan PPS NR ini, seluruh anggota dapat menjaga persatuan dan solidaritas. Baik dengan sesama anggota, maupun dengan masyarakat di Indonesia, khususnya yang berada di wilayah Kaltara, 

“Selain menjaga persatuan dan solidaritas, PPS NR ini juga dapat membina generasi muda di Indonesia, khususnya di wilayah Kaltara agar dapat mencegah dari maraknya peredaran narkoba, serta bisa mendidik ke arah yang lebih postif. Baik antar sesama anggota, maupun masyarakat lainnya,” tambah Guru besar PPS NR Indonesia. (*)

Leave a Comment